Wiper NWB adalah komponen yang sangat diperlukan untuk memelihara keamanan dan kenyamanan penglihatan waktu berkendara pada kondisi hujan maupun bersalju. Brosur ini menjelaskan bagaimana cara kerja dan dari bahan apa Wiper terbuat, yang ternyata lebih rumit dari fungsinya.
Agar Wiper dapat berfungsi dengan baik, ia harus menghapus banyak macam benda dari permukaaan kaca depan.
Sistem Wiper
Sistem wiper dirancang dengan empat komponen, Motor, penghubung, lengan, dan karet penghapus.
Tujuan dari sistem Wiper:
Konfigurasi Wiper
Bagaimana Wiper membersihkan kaca
Tugas dari Wiper tidak hanya membersihkan kaca melainkan menghilangkan air dari permukaan kaca agar menciptakan Lapisan Tipis agar dapat dilalui cahaya tanpa membelokkannya.
Distribusi kekuatan Wiper
Wiper terdiri dari tangkai, karet penghapus, penjepit dan rivet yang menyatukan semua komponen dengan kuat.
Untuk dapat menciptakan peredaran air pada permukaan kaca, wiper harus menekan pada kaca dengan sudut kemiringan antara 30 s/d 50 derajat.
Gangguan dan kerusakan pada wiper
Wiper kaca depan tidak memiliki penutup, jadi tanpa pelindung. Sekalipun tidak digunakan, ia tetap terkena hembusan angin, hujan, sinar matahari setiap hari. Wiper mulai memburuk setiap menit setelah terpasang pada kendaraan.
Penyebab kerusakan wiper
Gejala wiper yang rusak
Kerusakan yang terlihat
Pecah, retak, karat, perubahan bentuk, pembentukkan benda asing dan perubahan warna.
Kerusakan yang terdengar
Wiper membuat suara yang berisik karena gesekan yang kuat.
Kerusakan yang dapat diraba
Pengerasan pada karet, longgarnya paku sumbat.








